Pada umumnya bayi adalah makhluk yang rentan untuk terkena penyakit apapun termasuk juga virus. Apalagi akhir-akhir ini virus Corona semakin menghantui. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu menjaganya agar tetap sehat dengan cara menjaga kebersihan dan peralatan makan bayi. Hanya dengan cara itu, para ibu bisa meminimalisir resiko anak untuk terserang penyakit apapun. 

Untuk bayi yang belum masuk masa MPASI atau Makanan Pendamping ASI, botol susu merupakan satu satunya alat yang digunakan untuk mengatasi rasa laparnya. Lalu, jika bayi sudah tahap MPASI, peralatan makan si kecil akan bertambah seperti botol susu, tempat makan, botol minum, sendok dan lainnya. Untuk mengupdate info-info kesehatan semacam ini, Anda bisa menggunakan website SehatQ karena disana terdapat fitur terlengkap untuk mendukung keluarga Anda untuk tetap sehat.

Tips Sterilisasi Peralatan Makan Bayi
Tips Sterilisasi Peralatan Makan Bayi

Penting untuk mengetahui cara menjaga peralatan bayi agar tetap steril dari virus apapun. Namun sebelum mensterilkan alat tersebut para ibu harus membersihkan botol bekas secara menyeluruh. Cuci botol tersebut dalam air sabun yang bersih bersama dengan alat lain bersama botol susu tersebut. Hal ini bisa menghilangkan semua bekas susu yang menempel. Selain itu jangan tunggu hingga ASI atau susu tersebut sudah mengering. Pastikan untuk menggunakan air panas yang bersih, sabun dan sikat botol yang steril. Dengan mencuci peralatan tersebut secara seksama, maka tidak ada bekas susu mengental yang akan tertinggal karena hal itu bisa bertahan dari proses sterilisasi.

Selalu periksa semua dot dan botol jika ada goresan atau pecah, karena bisa menjadi sarang bakteri dan virus. Lebih baik ganti dengan yang baru jika hal tersebut telah terjadi. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mensterilkan peralatan makan si kecil, beberapa cara yang paling populer belakangan ini adalah sterilisasi menggunakan uap listrik dan sterilisasi gelombang mikro. Tetapi penggunaan alat tersebut membutuhkan listrik dan harga alatnya tidaklah murah. Dan berikut ini adalah beberapa cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mensterilkan peralatan makan sang buah hati.

Sterilisasi Air Dingin

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk menjaga peralatan bayi agar tetap steril dari segala virus adalah dengan menggunakan metode air dingin. Metode tersebut akan menggunakan larutan sterilisasi yang dilarutkan dalam air dingin. Cairan yang digunakan untuk mensterilkan peralatan bayi ini bisa membunuh bakteri dengan sangat efektif. Anda bisa membeli alat sterilisasi khusus untuk metode ini atau menggunakan ember serta wadah plastik yang menggunakan penutup. Pastikan wadah atau ember tersebut sudah bersih. 

Tetapi, apabila Anda tidak menggunakan wadah khusus, lebih baik untuk tidak menggunakannya kembali untuk sterilisasi. Karena terkadang cairan hasil sterilisasi bisa mempengaruhi dan mencemari peralatan makan si kecil. Masukkan semua peralatan tersebut serta rendam paling tidak selama tiga puluh menit agar semuanya steril. Selalu pastikan untuk mengikuti instruksi pabrik mengenai seberapa banyak air dan larutan sterilisasi yang digunakan. Apabila tidak sesuai hal itu bisa mempengaruhi seberapa ampuhnya sterilisasi peralatan tersebut.

Metode Perebusan

Cara berikutnya adalah dengan merebusnya. Anda membutuhkan panci yang besar dengan tutup dan akan lebih baik apabila menggunakan yang baru apabila ada. Pastikan untuk tidak menggunakan panci tersebut untuk kegiatan apapun lainnya selain untuk mensterilkan peralatan makan bayi. Isi panci dengan air dan rendam semua peralatan makan tersebut. Selalu pastikan tidak ada gelembung udara yang tersisa di dalam botol dan alat makan lainnya. Tutup panci tersebut dan rebus paling tidak selama sepuluh menit. Apabila Anda melakukan metode ini secara teratur maka lebih seringlah untuk memeriksa dot botol karena beresiko lebih cepat rusak.